Pelaku penembakan di Kantor MUI Pusat ternyata membawa sejumlah surat. Di antaranya berisi bahwa pelaku ingin bertemu dengan Ketua MUI, dan mengancam Kapolda
Menag Yaqut Cholil Qoumas mengecam terjadinya penembakan di kantor MUI Pusat, Selasa. Ia mendapat info Pelaku meninggal. “Saya yakin Polri Profesional.”
Peristiwa penembakan di Kantor MUI Pusat, menurut politisi di Komisi III DPR Ahmad Sahroni sangat berbahaya. Polisi harus menyelidiki motif di balik penembakan.
Terkait insiden penembakan di Kantor MUI Pusat, Sekjen Buya Amirsyah menghimbau agar masyarakat tidak terpancing, tetap tenang atas insiden penembakan itu.
Terjadi penembakan di Kantor MUI Pusat pada pukul 11.30, Selasa 2 Mei. Pelaku penembakan di Kantor MUI Pusat mengaku nabi berasal dari Lampung. Kini sudah tewas